Budidaya Ikan Dalam Ember
Budikdamber
merupakan teknik budidaya ikan dalam ember. Pada saat ini teknik budikdamber
sangat popular di kalangan masyarakat dan di media sosial. Budikdamber
merupakan teknik pengembangan dari aquaponik, dimana ikan dan tanaman dapat
tumbuh dalam satu tempat atau wadah.
Dengan teknik
budikdamber seseorang dapat melakukan ternak lele dan menanam sayuran
sekaligus. Teknik budikdamber dapat menjadi salah satu solusi untuk dapat tetap menumbuhkan ikan dan menanam
tanaman meskipun tidak memiliki lahan yang luas. Selain itu, teknik budikdamber
pengolalaannya tergolong sederhana dan tanpa menggunakan listrik.
Kelebihan
teknik budikdamber yaitu, teknik ini merupakan teknik yang dapat menghemat
tempat, menghemat air, menghemat listrik, memerlukan modal yang sedikit,
perawatannya mudah dan dapat dilakukan semua orang. Namun, teknik budikdamber
juga memiliki kekurangan seperti suhu yang mudah berubah (naik dan turun), pH
air yang cepat berubah, kandungan oksigen sedikit, teknik budidaya ikan dalam
ember memiliki perbedaan dengan budidaya ikan pada umumnya (kolam).
Alat dan bahan yang digunakan pada teknik budikdamber ini juga mudah didapat. Alat dan bahan tersebut yaitu:
· Ember
·
Gelas plastik
·
Kawat
·
Solder
·
Tang
·
Bibit ikan (lele)
·
Bibit sayuran (selada/kangkung)
·
Tanah
Setelah
menyiapkan alat dan bahan, kita masuk pada tahapan membuat kolam ember.
Langkah-langkah membuat kolam ember secara tepat yaitu:
1. Sediakan
gelas untuk tempat bibit kangkung sebanyak 10-15 buah, lubangi dengan solder
pada bagian samping dan bawah gelas.
2. Untuk benih
selada (ukuran bijinya besar) bisa ditaruh pada arang atau tanah yang telah
dihaluskan, lalu tutup dengan arang lagi. Jika ukuran benihnya kecil, bisa
ditaruh dalam kapas, lalu tutup dengan arang yang telah dihaluskan. Potong
kawat sepanjang 12 cm dan buat kait untuk pegangan gelas dalam ember.
3. Isi ember
dengan air sebanyak 60 liter diamkan selama dua hari.
4. Isi ember
dengan bibit ikan lele ukuran 5-12 cm (semakin besar semakin baik) sebanyak
60-100 ekor diamkan selama 1-2 hari.
5. Setelah itu rangkai gelas selada dalam ember
Bagian penting dalam pemeliharaan budikdamber adalah harus meletakkan ember di tempat yang terpapar matahari maksimal. Selain itu, pemberian pakan untuk ikan dengan menyesuaikan ukuran kenyang ikan tersebut. Idealnya pemberian pakan dilakukan sebanyak 2 hingga 3 kali dengan waktu yang menetap.
Selama perawatan, harus memantau terus nafsu makan ikan dan kondisi tumbuhan. Jika nafsu makan ikan menurun, air berbau busuk, ikan menggantung, segera ganti air atau lakukan sipon atau penyedotan kotoran di dasar ember dengan selang.
Mudah sekali kan guys, jadi gimana nihh, tertarik untuk membuat budikdember dirumah ga?????